17 Hari Menghapal Alquran

Program Baru STIBA dan Wahdah

Fajar Rabu, 3 Agustus 2011, Hal. 37

Editor : Sunarti Sain
Reporter : Nursam

MAKASSAR, FAJAR – Pusat Pengabdian Masyarakat (P2M)  Ma’had ‘Aly Pesantren Tinggi(setingkat perguruan tinggi, red) Al Wahdah bekerjasama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Tahfidzul Quran (BP2TQ) Wahdah Islamiyah (WI) di Kampus Ma’had ‘Aly Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Asing (STIBA) Jalan Inspeksi PAM Manggala.
Wakil Ketua Panitia Muhammad Ode Wahyu Selasa, 2 Agustus mengatakan, program yang mulai 2 Ramadan hingga 18 Ramadan 1432 H ini diikuti oleh 130 orang. “Tahun ini merupakan tahun kedua penyelenggaraan.
Dimulai pukul 08.00 – 10.30 dengan tahsin, setelah itu sampai menjelang Dzuhur penyetoran hafalan,” katanya.
 

Para peserta, lanjut dia, dikelompokkan dalam beberapa kelas berdasarkan hafalan dan umur yang terdiri dari 5-6 orang tiap kelas yang bina satu muhafidzh. “Penghapal yang ikut mulai umur usia dini sampai usia lanjut, seperti tahun lalu mulai umur 7 tahun hingga usia 60-an tahun ukut dalam program hafalan ini,” terang Ode Wahyu.
Menurut Ketua BP2TQ WI, Ustad Harman Tajang Lc, program ini digelar untuk memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk menghafal Alquran. “Program ini, selain diperuntukkan bagi yang baru mau menghafal Alquran juga diperuntukkan bagi yang ingin murajaah Alquran yang telah dihafal. Surah yang dihafal adalah surah-surah pilihan dan surah dalam Juz 30, “ urainya.
Menghapal alquran, lanjutnya, memiliki banyak keutamaan diantaranya memiliki kedudukan yang tinggi di Surga kelak, sesuai dengan riwayat dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda : “Penghapal Alquran akan datang pada hari kiamat, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Alquran kembali meminta : Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu dipakaikan jubah karamah. Kemudian Alquran memohon lagi : Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu : bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahkan nikmat dan kebaikan”.
Harman menambahkan, program ini diharapkan menjadi cikal bakal motivasi semangat untuk melanjutkan hafalan diluar Ramadhan dan lebih erat hubungan dengan alquran.
“Balasan Allah Subhanahu Wata’ala di akhirat tidak hanya bagi para penghafal dan ahli Alquran saja, namun cahayanya juga menyentuh kedua orang tuanya, dan ia dapat memberikan sebagian cahaya itu kepadanya dengan berkah Alquran,” terangnya. (sam) 

Lihat e-paper

Artikulli paraprakDPC Bone Rintis Desa Binaan
Artikulli tjetërHafal Al AQuran Hadiah 10 Juta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini